EKG

26 04 2009

Adaptive Noise Cancellation sudah dikenal cukup lama, tujuannya adalah untuk menapis inference component dengan mengidentifikasi bentuk linier antara measurable noise source dan corresponding unmeasurable inference. Salah satu metode yang digunakan pada noise-cancellation ini adalah ANFIS. ANFIS merupakan sistem adaptif berbasis inferensi logika fuzzy yang menggabungkan dua metode yaitu adaptif (neural network) dan metode fuzzy. Jaringan adaptif ini digunakan untuk mengadaptasi sistem inferensi logika fuzzy agar dapat mewakili sistem inferensi fuzzy yang diinginkan. Prinsip kerjanya adalah menggabungkan dua metode yaitu metode adaptif dan metode fuzzy dimana keduanya menggunakan dua sumber informasi yang sama, tetapi representasinya berbeda. Pada Tugas Akhir ini ANFIS digunakan untuk melakukan simulasi noise canceling terhadap sinyal ECG janin. Sinyal jantung dari abdomen ibu yang terdiri dari sinyal jantung ibu dan janin dipisahkan dengan adaptive noise canceling sehingga menghasilkan sinyal ECG janin yang bersih. Hasil penapisan menggunakan ANFIS ini kemudian dibandingkan dengan hasil penapisan menggunakan filter RLS (recursive least-squares). Dari kedua metode tersebut disimpulkan bahwa penapisan menggunakan filter RLS menghasilkan error yang lebih kecil, artinya menampilkan sinyal keluaran ECG janin yang lebih baik daripada menggunakan ANFIS noise-cancellation. Tugas akhir ini mencoba mensimulasikan ANFIS noise-cancellation dengan beberapa tipe dan jumlah membership function. Simulasi meggunakan filter RLS mencoba menggunakan filter dengan orde berbeda yaitu orde 12, orde 32 dan orde 62. Dari ketiga orde tersebut diperoleh keluaran sinyal ECG janin terbaik dihasilkan oleh orde filter 12 dengan error 0,1234.

Latar Belakang Masalah

Electrocardiogram (ECG) merupakan catatan variasi dari potensi bioelektrik berkenaan dengan waktu detak jantung manusia. Dengan digitisasi sinyal electrocardiograph, analisa komputer dari pola ECG dilakukan untuk mendiagnosa penyakit jantung. Banyak hasil penting mengenai hal ini telah diperoleh untuk mendapatkan hasil yang efisien dan analisa pola ECG yang akurat waktunya. Electrocardiogram pada abdomen digunakan untuk menentukan detak jantung janin dan mendeteksi janin. Noise yang menyertai aktivitas otot dan gerakan janin, sering mempunyai amplitudo yang sama atau lebih besar dari denyut jantung janin. Masalah yang cukup serius adalah denyut jantung ibu, yang sering mengganggu saat perekaman detak jantung janin. Denyut jantung ibu mempunyai amplitudo 2 hingga 10 kali lebih besar dari denyut jantung janin. Karakteristik sinyal ECG (electrocardiogram) dapat dilihat dari deretan gelombang (P, Q, R, S, T) yang terjadi pada setiap beat. Perubahan selang waktu dalam gelombang karakteristik tersebut merupakan ciri penting yang digunakan untuk melakukan diagnosa terhadap sinyal ECG. Ciri paling penting adalah selang-waktu antara gelombang R dengan gelombang R berikutnya (RR-intervals), PQ-intervals, durasi gelombang QRS kompleks, segmen QT dan QT- interval. Pengukuran pewaktuan gelombang ini secara langsung memerlukan pengetahuan mengenai batas-batas lokasi (onsets dan ends) dari gelombang P. QRS dan T. Karena pengukuran gelombang karakteristik secara manual untuk sinyal ECG 12 lead tidak praktis, maka diusulkan sebuah algoritma untuk menentukan lokasi QRS-onsets dan ends (1), batas QT-interval (2), dan onset gelombang P dan QRS dan ends gelombang P, QRS, dan T (3,4). Meskipun algoritma ini dapat bekerja dengan baik ketika sinyal ECG terbebas gangguan (noise-free) namun algorithma ini masih dapat bekerja pada sinyal ECG yang tercampur dengan sinyal gangguan, tetapi terjadi penurunan performansi. Beberapa eksperimen dilakukan untuk menapis sinyal jantung dari abdomen agar diperoleh output sinyal jantung janin. Tugas akhir ini berusaha untuk membandingkan penapisan sinyal abdomen dengan menggunakan noise-canceler berupa ANFIS dan filter RLS pada ECG janin. Sasarannya adalah untuk memperoleh ECG janin sebersih mungkin, sehingga detak jantung janin dan bentuk gelombang elektrik ouputnya bisa diamati.

Rumusan masalah

Dari hal tersebut maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut.

Bagaimana cara menghilangkan gangguan sinyal jantung ibu (maternal abdomen).

Bagaimana mengukur sinyal jantung janin.

Tujuan Tugas Akhir

Tujuan tugas akhir ini adalah sebagai berikut:

1.

Membuat software yang mampu menghasilkan output sinyal jantung janin yang bersih.
2.

Membandingkan metode noise canceling dengan ANFIS dan dengan filter RLS dalam penapisan ECG janin.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: