HARUSNYA KAUM MUSLIMIN “AMAN” DARI FLU BABI

12 05 2009

Seakan terjatuh ke dalam lubang yang sama…..

Sudah jelas faktanya bahwa sejenis “mahkluk” yang kemudian dinamai virus flu type A H1N1 dapat dengan mudah bermutasi dan menular kepada manusia… tapi hakekat pengetahuan tentang makhluk tersebut seakan tiada artinya…. karena manusia modern setengah-setengah dalam berilmu dan beramal….. Teknologi dipacu keras….. uang miliaran-pun dikucurkan untuk sekedar memenuhi “hasrat” dalam mengetahui segala hal yang “kasat mata” …. tapi tak pernah dibarengi dengan tumbuhnya pengetahuan lanjutan dan kesadaran bahwa bahwa betapa luasnya nikmat “pengetahuan” yang Alloh SWT limpahkan…. Semakin dicari… bukannya semakin habis… tapi terus bermunculan dengan deras dan tiada hentinya…. tentu saja proses pencarian pengetahuan itu adalah sebuah amal sholeh bagi orang yang beriman

Belum usai penanganan flu burung… munculah flu babi…. Apakah arti semua ini bagi “manusia modern”?….. Oh ternyata berpeluang memunculkan “proyek” baru…. katanya….. Sebab begitu dahsyatnya dimata manusia akibat dari penularan virus flu babi bagi kesehatan manusia dan dapat menimbulkan kematian…. dan sangat mudah menyebar tanpa terhalangi batas lautan sekalipun….. Tapi semuanya harus berakhir sebagai proyek…. belum habis nilai proyek flu burung… muncullah segera proyek “meneliti” flu babi

Mengapa demikian?….. karena dijaman sekarang semua proses keilmuan telah dipacu untuk melahirkan Ilmuwan-ilmuwan yang sangat mahal di-universitaskan…. Tak pantaslah dengan biaya se-mahal tersebut …. kalau kemudian tak tertebus oleh jumlah uang yang tak bisa ditawar mengingat bahaya virus yang demikian dahsyatnya….

Maka dimanakah “posisi tawar” para pengamal amal sholeh?…. yang mencari pengetahuan untuk memutus lingkaran proyek dan mencari nilai “kemaslahatan” tanpa bergantung sepenuhnya kepada uang Miliaran bahkan triliunan rupiah?

Jawabnya adalah Surah Al An”am 142…. yaitu memakan rizki yang diturunkan Alloh SWT berupa daging hewan ternak seraya diikuti dengan upaya menjauhi “langkah-langkah syetan”.

“Langkah-langkah syetan” inilah yang seringkali tidak diindahkan oleh kaum muslimin…. Apalah urgensinya meneliti hal-hal baru yang terus dipacu oleh ilmuwan modern, sementara pengetahuan yang telah lama membumi dan kekal abadi telah diwahyukan kepada para nabi…. dan mencari pengetahuan adalah salah satu amal sholeh yang diperintahkan… yang tidak melulu harus dimulai dengan modal uang seperti yang terjadi saat ini dikalangan ilmuwan modern… hanya bisikan syetanlah yang mendorong ilmuwan melakukan kemaslahatan dengan bertumpu kepada uang terlebih dahulu.

Sudah begitu jelas “pengetahuan ” dari Al-Quran bahwa Babi adalah binatang yang diharamkan…. tapi tak ada upaya dari ilmuwan muslim untuk “meneliti keharaman” tersebut ….karena tak ada dana proyek untuk hal itu….

semua upaya “penelitian” harus berawal dari proyek yang dibiayai dengan mahal…. dan tak mungkin ditempuh amal sholeh… karena selama proses meraih gelar Ir… Msc… Dr… pHD… dan …Profesor … harus di biayai dengan uang yang sangat besar….

Seharusnya kaum muslimin dapat aman terjaga dari flu babi…. sekiranya ilmuwan-ilmuwan muslim tidak “hanya” mencari gelar akademik yang mahal di perguruan-perguruan tinggi….

Namun kini…. siapkanlah dana bermilyar-milyar…. agar bahaya flu babi dapat segera dijinakan dengan dicarikan penangkalnya oleh para ilmuwan “walaupun” dalam kapasitas seorang muslim sekalipun…. dan setelah “penangkalnya” ditemukan… maka pantaslah dikeluarkan uang untuk membeli “hak paten-nya”.

Sudah sangat jarang sekali “peran” para Ulul Albaab yang beramal shaleh di dunia Sains kaum Muslimin saat ini…. yang ada hanyalah peran-peran Ir…MSc…Dr.. dan sebagainya yang diperoleh dengan cara menghabiskan uang miliaran rupiah…. dan harus ditebus pula “peran kebaikannya� dengan uang miliaran rupiah pula…


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: