Pil KB

4 07 2009

Pil KB tidak semuanya sama. Mereka berbeda dalam tipe dan dosis dalam penggunaan hormonnya. Ketika pil pertama kali diperkanalkan di Amerika Serikat berisi estrogen 80-100 mg. Setahun kemudian pil KB pertama di Eropa berisi estrogen 50 mg. Pil KB modern seperti pil KB dengan drospironone mengandung dosis lebih rendah (20-30 mg). WASPADA Online

Pil KB tidak semuanya sama. Mereka berbeda dalam tipe dan dosis dalam penggunaan hormonnya. Ketika pil pertama kali diperkanalkan di Amerika Serikat berisi estrogen 80-100 mg. Setahun kemudian pil KB pertama di Eropa berisi estrogen 50 mg. Pil KB modern seperti pil KB dengan drospironone mengandung dosis lebih rendah (20-30 mg).

Pil KB kombinasi klasik terdiri dari komponen bahan aktif estrogen dan progestin. Keduanya mempunyai peran untuk menghindari kemungkinan terjadinya pembuahan. Komponen estrogen pada semua pil KB kombinasi biasanya sama yaitu Ethinylestradiol, sedangkan komponen progesteron yang biasanya berbeda-beda. Produk yang termasuk katagori ini yang mengandung Noresthisterone, Levonorgestrel, Gestodene, Siproteron, Asetat, Drospirenone dan Norgestimate.
Pil KB kombinasi trifasik juga merupakan pil dosis rendah. Keistimewaan dari pil ini dosis estrogen dan progestin yang diberikan bervariasi dengan maksud untuk memberikan kemiripan kadar hormon seperti kondisi fisiologis siklus haid seorang wanita.

Pil KB kombinasi memiliki pearl index 0.1-0.7 sehingga dapat dikatakan sangat efektif. Pearl index adalah skala untuk mengukur kehandalan metode kontrasepsi. Pearl index dihitung dari jumlah kehamilan yang terjadi pada 100 pengguna metode kontrasepsi per tahun.

Pada tahun 2005 diluncurkan kontrasepsi orang pil KB dengan drospirenone yang mengandung progestin yang unik. Drospirenone sendiri sangat berbeda dari progestin yang terkandung pada kontrasepsi oral lainnya, dimana profil farmakologinya sangat serua dengan hormon progesteron alami yaitu dengan adanya aktifitas antimineralokortikoid. Dengan efek ini drospirenone dapat melawan efek yang ditimbulkan oleh komponen estrogen yaitu menyebabkan penumpukan air di dalam jaringan tubuh yang pada akhirya menimbulkan berbagai keluhan.

Pil KB dengan dorspirenone merupakan pil KB terbaru yang memberikan perlindungan kontrasepsi yang dapat diandalkan, dengan berbagai manfaat tambahan dalam suatu kombinasi yang unik. Pil Kb dengan drospirenone adalah pil yang membuat pemakainya merasa lebih nyaman, Mengandung progestin baru, drospirenone yaitu hormon yang sangat menyerupai progesteron, salah satu hormon dalam tubuh.

Drospirenone memiliki profil farmakologis yang sangat mirip dengan progesteron alami dengan karakteristik memiliki efek antimineralokortikoid dan antiandrogenik, tidak memiliki aktivitas estrogenik, androgenik, glukortikoid atau antiglukortikoid.

Dengan sifat antimineralokortikoid, pil KB drospirenone dapat memberikan manfaat tambahan yakni tidak menaikkan berat bada, mengurangi gejala bloating atau rasa kembung, memperbaiki mood (suasana hati), mengatasi keluhan menjelang dan saat haid, tidak menaikkan tekanan darah.

Dengan sifat anti-androgennya pil KB dengan drospironen dapat memberikan manfaat tambahan yakni mengurang produksi sebum, mengurangi jumlah jerawat, mempercantik kulit dan rambut.
Manfaat tambahan pada efektivitas pil KB drospirenone juga memberikan manfaat siklus haid lebih teratur, mengurangi kram pada waktu haid.

Sedangkan manfaat risiko mengurangi risiko fibroid (tumor jinak pada rahim), mengurangi kista indung telur, mengurangi insiden tumor jinak payudara, mengurangi penyakit radang panggul, mengurangi insiden perdarahan berat dan lama dan kekurangan zat besi karena anemia.
Untuk manfaat jangka panjang mengurangi risiko kanker endometrium, mengurangi risiko kanker indung telur, salah satu kanker kandungan yang paling mematikan.

Yang dapat menggunakan pil KB drospironen yakni wanita sehat pada usia subur dengan dan tanpa anak, wanita sehat yang tidak merokok dapat minum pil KB dengan drospironen hingga menopause, wanita yang menginginkan perlindungan tinggi terhadap kehamilan yang tidak diinginkan.

Ada beberapa kondisi dan masalah kesehatan dimana pemakaian pil KB tidak dianjurkan yaitu kehamilan, menyusui, perdarahan vagina yang tidak jelas, penyakit hati, merokok terutama setelah usia 35 tahun, riwayat penyakit jantung, stroke atau tekanan darah tinggi, masalah pembekuan darah atau diabetes, kanker payudara dan migren.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: